Jumat, 19 Jan 2018 02:32

Kepsek SDN 0215 Diduga pecat guru honor yang cuti melahirkan

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Rabu, 29 Nov 2017 19:49
Dibaca: 77 kali
Dok
SDN 0215 Pasar Binanga

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 0215 Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Kabupaten Padang Lawas (Palas), diduga telah melanggar aturan dalam Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, terkait pemberian ijin cuti melahirkan kepada seorang guru honorer.

Bukan hanya tidak memberikan ijin cuti melahirkan, sang kepsek pun diduga melakukan tindakan arogansi dengan memecat dan tidak membayarkan upah sang guru honorer berinisial AJ tersebut selama lima bulan terakhir. 

Informasi dihimpun wartawan dari keluarga guru honorer yang tidak disebutkan namanya, Rabu (29/11/2017) diungkapkan, saat akan melahirkan, guru honorer telah memberikan Surat Keterangan Dokter. 

Guru honorer tersebut belum bisa bertugas pasca melahirkan karena melahirkan bayi secara operasi cesar.

"Tetapi, sang guru ingin kembali masuk ke kelas untuk mengajar setelah selesai masa melahirkan, namun tanpa alasan yang jelas, Kepsek tidak memperbolehkan guru masuk ke kelas. Malah guru honorer itu disuruh pulang," ungkap sumber.

Padahal, lanjutnya, sepengetahuannya, guru honorer itu sudah terdaftar di Dapodik dan memiliki Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), serta SK dari kepseknya. 

"Kalaulah mau memberhentikan seorang guru honorer haruslah ada surat pemberhentian dan punya alasan yang bisa dipertanggung jawabkan. Ini, sudahlah gaji belum dibayarkan selama lima bulan terakhir, malah dipecat karena cuti melahirkan," ketusnya.

Menurut sumber, kedudukan guru honorer perempuan sama dengan status pekerja perempuan, yang memiliki hak cuti melahirkan selama tiga bulan dan upahnya tetap dibayarkan. "Tapi, kenapa di SDN 0215 Pasar Binanga ini, guru honorer perempuan yang cuti melahirkan malah dipecat dan tidak dibayarkan gajinya," tegasnya. 

Karena tak terima dengan perlakuan ini, pihak keluarga guru honorer berniat akan membawa permasalahan ini ke pihak yang berwajib dan akan menyampaikannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Palas untuk meminta kepastian soal haknya sebagai guru honorer yang belum dibayar oleh Kepsek.

Sementara itu, Kepsek SDN 0215 Pasar Binanga, Mara Saman Siregar saat dihubungi wartawan menyatakan, pihaknya tidak pernah memecat guru honorer tersebut dan membantah belum membayar gajinya. 

"Siapa yang bilang dia (guru honorer -red) dipecat. Siapa yang bilang gajinya tidak dibayarkan. Ini kan dia sudah memburuk-burukan sekolah. Besok, datanglah Bapak (wartawan -red) ke sekolah, biar saya jumpakan dengan dia," ucapnya dengan nada tinggi.

Editor: Budi

T#g:cutiHonorerPalas
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 15:08

    Tiga Bapaslon Bupati dan Wabup Palas Lolos Pemeriksaan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas (KPU Palas) menyatakan, ketiga bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Palas yang akan mengikuti Pilkada serentak tahun 2018, din

  • Rabu, 17 Jan 2018 18:17

    KPU Palas Kukuhkan 220 PPDP di Tiga Kecamatan

    Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Padang Lawas (KPU Palas), Syarifuddin Daulay, secara serentak mengukuhkan sebanyak 220 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di tiga kecamatan, Sosa, Hutaraja

  • Rabu, 17 Jan 2018 12:07

    Perusahaan di Palas Terindikasi Masih Berwatak Kolonial

    Sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), sampai kini terindikasi masih ada menyimpan watak sistem kolonialisme. Hal ini diindikasikan karena

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:16

    Diduga Berangus Serikat Pekerja, FSPMI Laporkan Manajemen PT KAS STA Group

    Diduga telah melakukan tindak kejahatan pemberangusan serikat pekerja terhadap anggota PUK SPAI FSPMI PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM), yang diduga dilakukan oleh manajemen PT Karya Agung Sawita (

  • Selasa, 16 Jan 2018 11:16

    Antisipasi Lakalantas, Disperkimhub Palas Bagikan Rambu Lalin pada Kepala Sekolah

    Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di sekitar lingkungan sekolah yang berada di sisi jalan raya, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub)

  • Senin, 15 Jan 2018 16:35

    Persiapan Coklit PDP, KPU Palas Bimtek PPK Se-Palas

    Dalam rangka persiapan kegiatan Coklit pemutakhiran data pemilih (PDP) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara, bupati dan wakil bupati Kabupaten Palas tahun 2018, Komisi Pemilihan U

  • Minggu, 14 Jan 2018 09:54

    Jelang Pilgubsu, Warga Palas Minta Jalan Provinsi Segera Diperbaiki

    Jelang pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2018, warga masyarakat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) berharap besar, agar jalan Provinsi y

  • Jumat, 12 Jan 2018 16:32

    Tiga Pasbalon Pilkada Palas Ikuti Pembekalan Pemeriksaan Kesehatan

    Tiga pasangan calon yang dinyatakan memenuhi syarat pendaftaran akan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan, Sabtu hingga Minggu (13-14/1/2018).Sosialisasi pemerik

  • Selasa, 09 Jan 2018 20:24

    Didukung 10 Parpol Cabup Incumbent Mendaftar ke KPU Palas Tondi-Syarifuddin Didukung 2 Parpol

    Memasuki hari kedua jadwal tahapan pendaftaran balon bupati dan wakil bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas), pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kabupaten Palas incumbent, H. Ali Sutan Haraha

  • Selasa, 09 Jan 2018 20:16

    Berkas Pencalonan Tondi Roni Tua-Syarifuddin Memenuhi Syarat

    Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas (Palas), H. Tondi Roni Tua, S.Sos-Ir. H Syarifuddin, M.Si secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran ke Kantor KPU Kabupaten Padang Lawas, ja

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak