Jumat, 19 Jan 2018 02:33

Hak Normatif Belum Dibayarkan, Wasnaker akan BAP PT SHBM

Palas (utamanews.com)
Oleh: MS
Sabtu, 23 Des 2017 19:13
Dibaca: 57 kali
Dok
Tim pemeriksa dari Wasnaker wilayah 7 saat berkunjung ke Kantor KC FSPMI Tabagsel, terkait persoalan PPHI eks karyawan PT SHBM.

Terkait persoalan penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PPHI) antara eks karyawan PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM), yang belum mendapatkan hak-hak normatifnya dari pihak perusahaan PT SHBM. Pengawas ketenagakerjaan (Wasnaker) wilayah 7 akan segera memeriksa pihak manajemen PT SHBM. 

Hal ini terungkap, saat tim pemeriksa dari Wasnaker wilayah 7 yang diketuai Ali Sakhban Pane bersama Pardamean Ritonga dan PPNS Sinaga, bertemu dengan Pengurus KC FSPMI Tabagsel dan perwakilan eks karyawan PT SHBM, bertempat di Kantor KC FSPMI Tabagsel, Jumat (22/12/2017) petang. 

"Sesuai laporan pengaduan yang disampaikan oleh Pengurus KC FSPMI Tabagsel kepada kami, terkait persoalan uang pesangon dan hak-hak normatif karyawan PT SHBM yang belum dibayarkan. Makanya, hari ini kami turun untuk melakukan pemeriksaan," sebut Ali Sakhban Pane. 

"Sebelum bertemu dengan pihak FSPMI selaku pelapor, terlebih dahulu kami melakukan pemeriksaan kepada perusahaan PT KAS STA Group, selaku pihak pembeli PT SHBM," ungkapnya. 

Saat berkunjung ke kantor manajemen PT KAS STA Group kebun Sosa, lanjutnya, pihak Wasnaker diterima oleh humas dan seorang pegawai di perusahaan swasta itu. 

"Sayangnya, saat di PT KAS, kami tidak memperoleh data-data terkait peralihan ataupun pelepasan asset secara jual beli dari PT SHBM kepada PT KAS STA Group," jelasnya.

Namun begitu, tambahnya, pihak Wasnaker harus tetap melanjutkan pemeriksaan dengan menemui pihak pelapor, yakni FSPMI Tabagsel dan pengurus PUK SPAI FSPMI PT SHBM. 

Sementara, didampingi Bendahara FSPMI Tabagsel, Uluan Pardomuan Pane dan perwakilan eks karyawan PT SHBM, Ketua KC FSPMI Tabagsel, Maulana Syafii menyampaikan, agar pihak Wasnaker wilayah 7 benar-benar independen dalam melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan yang nakal dan selalu mengangkangi hak-hak normatif karyawannya. 

"Sebenarnya, persoalan tuntutan pesangon dan hak-hak normatif eks karyawan PT SHBM, sudah dimediasi oleh pihak Disnaker Palas secara tripartit. Hasilnya secara tertulis dituangkan dalam kesepakatan tripartit di Disnaker Palas tertanggal 6 Nopember 2017," ungkap Maulana. 

"Sayangnya, hasil kesepakatan tripartit di Disnaker Palas itu, sepertinya tidak dihormati oleh pihak PT SHBM. Makanya kami berpikir persoalan ini diteruskan saja ke ranah peradilan atau PHI," tegasnya. 

Menanggapi hal ini, pihak Wasnaker akan berupaya untuk melakukan mediasi secara kekeluargaan dengan pihak PT SHBM. "Karena persoalan ini sudah berbulan-bulan, dalam waktu kami akan melakukan pemeriksaan ke PT SHBM di Rantauprapat. Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara perundingan. Bila tidak tercapai juga, ya kita lanjutkan ke proses PHI," tegas Sakban. 

Editor: Budi

T#g:FSPMISHBMWasnaker
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jan 2018 15:18

    FSPMI Palas Desak Wasnaker Proses Hukum PT KAS STA Group

    Terkait terjadinya dugaan tindak pidana kejahatan pemberangusan serikat pekerja, yang dialami oleh anggota PUK SPAI FSPMI PT SHBM yang dipekerjakan oleh PT Karya Agung Sawita (PT KAS) STA Group, Konsu

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:16

    Diduga Berangus Serikat Pekerja, FSPMI Laporkan Manajemen PT KAS STA Group

    Diduga telah melakukan tindak kejahatan pemberangusan serikat pekerja terhadap anggota PUK SPAI FSPMI PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM), yang diduga dilakukan oleh manajemen PT Karya Agung Sawita (

  • Senin, 08 Jan 2018 16:08

    Disnaker Palas Limpahkan Kasus Eks Pekerja PT SHBM Ke Disnaker Provsu

    Karena tidak tercapai persamaan persepsi terkait penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PPHI), antara puluhan eks pekerja/buruh PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM) dengan pihak manajemen PT S

  • Rabu, 03 Jan 2018 21:03

    Akuisisi Perusahaan SHBM ke PT KAS, Puluhan Karyawan Terancam Terlantar

    Proses peralihan kepemilikan (akuisisi)  perusahaan di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), dari PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM) ke PT Karya Agung Sawit (PT KAS) STA Group, berdampak pada

  • Jumat, 15 Des 2017 16:25

    Tuntut Pesangon Dibayar, Eks Karyawan PT SHBM Demo Disnaker Palas

    Sedikitnya 50-an orang eks karyawan PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM)  yang berlokasi di Desa Siali-ali,  Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang tergabung dalam ser

  • Senin, 11 Des 2017 18:21

    PT SHBM Dinilai Langgar Kesepakatan Tripartit

    Manajemen PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM) yang berkantor pusat di Jalan Urip Sumodiharjo nomor 25b, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu dinilai langgar kesepakatan tripartit terkait pembayaran pe

  • Senin, 04 Des 2017 16:54

    Disnaker Palas Minta PT. SHBM Hormati Tripartit

    Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas) meminta kepada jajaran manajemen PT Sumber Huta Baru Makmur (PT. SHBM), agar menghormati hasil kesepakatan musyawarah Tripartit, terkait pemb

  • Rabu, 22 Nov 2017 15:12

    DPP FSPMI Lakukan Penguatan Buruh di Tabagsel-Labuhanbatu

    Bertujuan meningkatkan harkat martabat dan kesejahteraan kaum buruh yang tersebar di daerah Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan, meliputi 5 daerah kabupaten/kota dan para buruh yang tersebar di Kabupate

  • Rabu, 15 Nov 2017 14:35

    Kinerja UPT Wasnaker Wilayah 7 di Sibolga Dinilai Mandul

    Kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut c/q UPT. Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) wilayah 7 yang berkantor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sibolga, dinilai mandul dalam melakukan tindaka

  • Selasa, 14 Nov 2017 14:44

    FSPMI Minta Pemkab Palas Segera Tetapkan UMK 2018

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Padang Lawas (Palas), meminta Pemkab Palas melalui Disnaker setempat agar segera menetapkan besaran upah minimum kab

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak