Kamis, 17 Jan 2019 23:14

FSPMI Minta Pemkab Palas Peduli HAM, Bukan Pencitraan

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Rabu, 24 Jan 2018 12:04
Dok
Pengurus KC FSPMI Palas fose di depan Baliho Bupati Palas terima Penghargaan Kabupaten Peduli HAM.

Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) meminta Pemkab Palas, agar predikat kabupaten Peduli HAM tidak sekedar pencitraan menjelang Pilkada Serentak tahun 2017.

Seperti diketahui, pada tanggal 12 Desember 2017 yang lalu, Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI, sebagai Kabupaten Peduli HAM.

"Kami sangat-sangat berharap penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM ini, tidak hanya sebatas pencitraan menjelang musim pesta demokrasi Pilkada Serentak tahun 2018," sebut Sekretaris KC FSPMI Palas, Uluan Pardomuan Pane didampingi Wakil Ketua, Sudarno, Selasa (23/1/2018).

"FSPMI Palas meminta kepada Bupati Palas yang telah menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM, agar benar-benar dapat mewujudkan HAM yang sebenarnya. Khususnya HAM ketenagakerjaan kepada kalangan pekerja atau buruh di daerah Palas ini," desaknya. 

Pasalnya, lanjutnya, sesuai hasil penelitian FSPMI Palas terhadap sejumlah perusahaan yang tersebar di daerah ini, masih banyak perusahaan yang melanggar hak-hak normatif yang merupakan HAM bagi pekerja atau buruh, untuk kesejahteraan hidupnya. 

"Contohnya, masih banyak pekerja di perusahaan yang menerima upah di bawah UMK. Karyawan atau pekerja yang tidak diberikan kebebasan berserikat pekerja dan pelanggaran HAM di bidang ketenagakerjaan lainnya," ungkapnya. 

Untuk itu, tambahnya, dengan diterimanya Penghargaan sebagai Kabupaten Peduli HAM, Bupati Palas dapat lebih memperhatikan nasib dan kesejahteraan para pekerja dan buruh di daerah ini.

"Ingat, pekerja dan buruh yang ada di Palas juga memiliki hak suara di Pilkada Palas tahun 2018. Bila hak-hak normatif buruh belum juga bisa diperbaiki, bukan tidak mungkin buruh dan pekerja di Palas akan melakukan boikot Pilkada Palas tahun 2018," tegasnya. 

Sebelumnya, Kasi Pengupahan dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnaker Palas, Muhammad Idrisman Mendefa saat berbincang dengan wartawan, Rabu (17/1/2018) mengungkapkan, sesuai data yang ditemui, sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tersebar di daerah Kabupaten Palas, sampai kini terindikasi masih ada menyimpan watak sistem kolonialisme. 

"Indikasinya, karena masih ada perusahaan yang cenderung menempatkan karyawan atau pekerjanya sebagai budak, bukan sebagai buruh atau pekerja yang dilindungi undang-undang ketenagakerjaan," ucap Mendefa.

"Indikasi perusahaan di Palas masih menyimpan sistem kolonialisme, karena kami temukan ada perusahaan yang mempekerjakan karyawannya tanpa dibarengi dengan surat keterangan pengangkatan karyawan atau SK pekerjanya, atau bukti tertulis yang mesti dipegang oleh pekerja bahwa dia memang betul dan legal sebagai pekerja di perusahaan itu," ungkapnya.

Editor: Tommy

T#g:FSPMIHAMPilkada Palas
Berita Terkait
  • Selasa, 08 Jan 2019 22:18

    Panglima TNI Terima Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, Kapuspen TNI Brigjen TNI Sisriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto, S.T., M.

  • Kamis, 13 Des 2018 15:13

    Menilik Arogansi Prabowo dan Keramahan Jokowi

    Menjelang Pilpres 2019, tensi politik di Indonesia kian memanas. Adu argumen antar pendukung kandidat tidak dapat terhindarkan. Baik visi misi, program hingga kekurangan calon Presiden tak luput dari

  • Selasa, 11 Des 2018 03:11

    Catatan Positif Penegakan HAM di Indonesia

    Pelanggaran HAM merupakan permasalahan serius di Indonesia, beberapa kasus bahkan harus melibatkan Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk guna mencari fakta terkait kasus pelanggaran ringan maupun bera

  • Senin, 03 Des 2018 03:03

    Skandal Dana Kemah, Integritas Dahnil Anzar Dipertanyakan

    Kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melibatkan dua organisasi pemuda Islam terbesar di Indonesia, yaitu Pemuda Muhammadiyah dan Geraka

  • Sabtu, 24 Nov 2018 18:24

    Babinsa Baratan Patrang dan Kelompok Tani Tanam Refugia

    Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Tani Kelurahan Baratan Kecamatan Patrang Kabupaten Jember melaksanakan penanaman refugia  ditepi jalan dan perwawahan Jl Merpati Lingkungan Glisat, Jum�

  • Senin, 19 Nov 2018 21:19

    Walikota TebingTinggi Hadiri Milad Muhammadiyah ke 106

    Muhammadiyah, Ormas Islam yang bergerak di bidang sosial yang bercirikan kebangsaan berfikir dan bercita-cita untuk kemashalatan umat dan seluruh bangsa Indonesia. Karena pendirinya, KH Ahmad Dahlan,

  • Selasa, 13 Nov 2018 18:53

    FSPMI Sarankan UMK Palas Tidak Mengacu PP 78/2015

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Padang Lawas (KC FSPMI Palas) menyarankan kepada Ketua Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kabupaten Palas, agar dalam menetapk

  • Senin, 12 Nov 2018 15:42

    Audiensi Buruh dengan Perkebunan PT. Nagali Semangat Jaya Temui Jalan Buntu

    Seratusan Buruh Harian Lepas (BHL) yang mayoritas terdiri dari perempuan mendatangi Kantor Perkebunan PT. Nagali Semangat Jaya (PT. NSJ) yang berada di Desa Sonomartani Kecamatan Kualuh Hulu, Senin (1

  • Senin, 05 Nov 2018 14:05

    Babinsa Gumukmas dan PPL Dampingi Pok Tani Basmi Hama Wereng

    Babinsa Sertu I Gusti NS, Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Dwi S dan perwakilan anggota Pok Tani Ngudi Makmur V sebanyak 15 orang, lakukan pembasmian hama wereng yang mulai menyerang tanaman, di lahan pe

  • Selasa, 30 Okt 2018 13:10

    Mahasiswa Riau Riset ke KC FSPMI Palas

    Seorang mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau melakukan studi riset ke Kantor Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Kab

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak