Sabtu, 25 Nov 2017 06:55

Disnaker Palas Desak PLN Segera Bayar Pesangon Yotra

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Jumat, 07 Apr 2017 20:32
Dibaca: 432 kali
Maulana Syafii
Delegasi massa aksi KC FSPMI Palas saat diterima Disnaker Palas, terkait belum dibayarkannya pesangon 18 orang pekerja Cater PT. Yotra Sibuhuan.
Pemkab Palas melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Padang Lawas (Palas) mendesak, agar manajemen PT. PLN(Persero) Area Padang Sidempuan c/q PLN Rayon Sibuhuan, segera membayarkan pesangon sebanyak 18 orang pekerja catat meter (Cater) PT. Yotra, yang telah diputus kontrak oleh PLN pada bulan Juli 2016.

Pernyataan tegas ini dinyatakan oleh Kabid Kesempatan Kerja, Jonnedi Piliang, didampingi Sekretaris Disnaker Palas, M. Lutfi dan Kabid Hubungan Industri (Hubind), Ahmad Alkindi Kudadiri, bersama Kapolsek Barumun, AKP. Sammailun Pulungan, saat menerima delegasi massa aksi unjuk rasa KC FSPMI Kabupaten Palas, yang berunjuk rasa ke Kantor Disnaker Palas, Jumat (7/4).

"Kedatangan kami kemari, meminta sikap tegas dari Disnaker Palas atas nasib 18 orang pekerja cater PT. Yotra Sibuhuan anggota FSPMI Palas, yang sampai kini belum mendapatkan hak pesangonnya. Sementara, PT. Yotra adalah salah satu vendor di tubuh PT. PLN Padang Sidempuan," ungkap Waket FSPMI Palas, Sudarno.

"Selaku pemberi dan pengawas kerja, kami ketahui, pihak PLN belum melakukan wajib lapor ketenaga kerjaan ke Disnaker Palas, atas pemberian sebagian pekerjaan PLN kepada PT. Yotra. Makanya, pekerja Yotra adalah pekerja PLN," tegasnya.

Selain ini, FSPMI Palas juga meminta Disnaker Palas agar dapat melakukan pengawasan, terhadap fasilitas SMK3 di jajaran vendor-vendor PT. PLN, sesuai denfan SK Direksi PLN nomor : 500 tahun 2013.

"Karena di lapangan, masih banyak kami lihat pekerja PLN, yang bekerja tanpa dilengkapi alat perlindungan diri (APD). Terakhir, kami minta agar Disnaker Palas benar-benar melakukan pengawasan ketenaga kerjaan terhadap PT. Ido Synergi, sebagai vendor bidang Cater PLN Rayon Sibuhuan, terkait kontrak kerja PKWTT antara perusahaan dengan pekerjanya," tegasnya.

Menanggapi tuntutan FSPMI Palas itu, pihak Disnaker Palas membenarkan, selama kontrak kerja antara PT. Yotra dengan PLN, pihak PLN belum melaksanakan wajib lapor ketenaga kerjaannya. "Berdasarkan Permenakertrans RI nomor 19 tahun 2012, tersebut pada pasal 7, dapat diartikan, bahwa pekerja Yotra yang belum dilaporkan pihak PLN ke Disnaker, maka status pekerha tersebut adalah pekerja PLN," sebutnya.

"Oleh karena itu, sesuai dengan anjuran dari Disnaker Provinsi Sumut, agar PT. Yotra segera membayarkan pesangon sebanyak18 orang pekerjanya yang telah diputus kontrak oleh PLN, sedangkan pihak PLN belum melakukan wajib lapor ketenaga kerjaan selama kurun waktu kontrak kerja dengan PT. Yotra berlangsung. Maka kewajiban membayar pesangon tersebut, menjadi kewajiban PLN," Jonnedi.

Apabila, lanjut Jonnedi, pihak PLN tidak segera membayar pesangon tersebut, maka Disnaker Palas akan mendorong Disnaker Provsu, untuk segera melimpahkan persoalan ini ke pengadilan hubungan industrial (PHI) di Medan. "Kalau sudah sampai ke PHI, tentu pihak PLN tetap diminta tanggung jawabnya," ujarnya.

Terkait tuntutan massa FSPMI yang lainnya, pihak Disnaker Palas mengajak Pengurus KC FSPMI Palas menjadi mitra kerja Pemkab Palas c/q Disnaker Palas, sebagai pengawas ketenaga kerjaan di Kabupaten Palas.

"Nanti akan kita laporkan ke Pak Bupati Palas, agar dibuat kepengurusan bidang pengawas ketenaga kerjaan dari serikat pekerja yang intens menyoroti persoalan ketenaga kerjaan di daerah sini," pungkasnya.

Sehari sebelumnya, Kamis (6/4), di hadapan massa aksi KC FSPMI Palas, Manajer PLN Area Padang Sidempuan, Roni Aprianto menyatakan, pihaknya akan segera menghubungi PT. Yotra, untuk mencari solusi atas persoalan ini. "Nanti, pada Hari Senin, kita bisa berkomunikasi via telpon, untuk perkembangannya," janjinya.
Editor: Sam

T#g:DisnakerFSPMIplnYotra
Berita Terkait
  • Rabu, 22 Nov 2017 15:12

    DPP FSPMI Lakukan Penguatan Buruh di Tabagsel-Labuhanbatu

    Bertujuan meningkatkan harkat martabat dan kesejahteraan kaum buruh yang tersebar di daerah Kabupaten Tapanuli Bagian Selatan, meliputi 5 daerah kabupaten/kota dan para buruh yang tersebar di Kabupate

  • Rabu, 15 Nov 2017 14:35

    Kinerja UPT Wasnaker Wilayah 7 di Sibolga Dinilai Mandul

    Kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut c/q UPT. Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) wilayah 7 yang berkantor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sibolga, dinilai mandul dalam melakukan tindaka

  • Selasa, 14 Nov 2017 14:44

    FSPMI Minta Pemkab Palas Segera Tetapkan UMK 2018

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Padang Lawas (Palas), meminta Pemkab Palas melalui Disnaker setempat agar segera menetapkan besaran upah minimum kab

  • Selasa, 14 Nov 2017 10:44

    Tolak pemimpin dzholim, mahasiswa Al-Washliyah shalat gaib di kantor PLN

    Himpunan mahasiswa Al-Washliyah (HIMMAH) kembali berunjukrasa di depan kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan KL Yos Sudarso, Medan, Senin (13/11/2017). Dalam aksi kali ini, HIMMAH melakukan shalat gaib

  • Senin, 06 Nov 2017 16:56

    Disnaker Palas Tripartit Nasib Karyawan PT. SHBM

    Terkait peralihan aset perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT. Sumber Huta Baru Makmur (PT. SHBM), berlokasi di Desa Siali-ali, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), yang dibel

  • Selasa, 31 Okt 2017 16:21

    Keberadaan UPT Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah 7 di Sibolga Tidak Efektif

    Keberadaan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumut c/q UPT Pengawas Ketenagakerjaan wilayah 7 di Sibolga, dinilai tidak efektif dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya untuk melakukan pengawasa

  • Sabtu, 28 Okt 2017 09:48

    Seluruh Desa Di Sumut Sudah Berlistrik Pada 2018

    Usai memimpin upacara peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 yang digelar PLN Sumut di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/10/2017), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi meresmikan l

  • Jumat, 27 Okt 2017 17:37

    Sumut Tidak Akan Defisit Listrik Lagi

    Gubsu Tengku Erry Nuradi memimpin upacara peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72 yang digelar PLN Sumut di Lapangan Merdeka Medan, Jumat (27/10/2017).

  • Jumat, 27 Okt 2017 16:57

    Diberhentikan Bekerja Sepihak, Karyawan PT KAS/PT SHBM Spontan Mogok

    Diduga karena salah seorang karyawan diberhentikan bekerja secara sepihak oleh manajemen PT Karya Agung Sawit (PT. KAS) STA Group, yang masih masa peralihan aset dari perusahaan PT Sumber Huta Baru Ma

  • Jumat, 27 Okt 2017 14:47

    Sabtu, Aliran Listrik PLN di Palas Padam Seharian

    Aliran listrik PLN yang menyuplai 10 kecamatan di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), akan dipadamkan oleh pihak PLN Rayon Sibuhuan pada Sabtu (28/10/2017), mulai pukul 09.00-16.00 wib. Ke-10

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak