Jumat, 15 Des 2017 03:35

Banyak Serikat Pekerja Buatan Perusahaan di Palas Mandul

Palas (utamanews.com)
Oleh: Maulana Syafii
Senin, 15 Mei 2017 19:05
Dibaca: 384 kali

Urgensi diterbitkannya undang-undang nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, adalah untuk memperjuangan kepentingan hak-hak normatif buruh/pekerja itu sendiri. Dimana, sebelum regulasi ini diterbitkan oleh pemerintah, acapkali terjadi kasus hak-hak pekerja/buruh yang dikangkangi oleh perusahaan tempat buruh bekerja.

Pernyataan ini ditegaskan oleh Kepala Disnaker Kabupaten Palas (Palas), Ramal Guspati Pasaribu, lewat Kabid Hubungan Industri (Hubind), Ahmad Alkindi Kudadiri (foto) kepada wartawan, Senin (15/5). "Padahal, keberadaan serikat pekerja di suatu perusahaan itu, legalitasnya dilindungi oleh undang-undang, tapi masih banyak pekerja di Kabupaten Palas, yang takut membentuk serikat pekerja/serikat buruh," akunya.

"Memang, sudah banyak perusahaan yang terdaftar di daerah Kabupaten Palas, yang membentuk serikat pekerja secara mandiri, dibuat-buat oleh perusahaan itu sendiri, tanpa menjalin kerjasama dengan serikat pekerja/serikat buruh yang independen dan vokal," ungkapnya.

Namun, lanjut Alkindi, keberadaan serikat pekerja/serikat buruh yang dibentuk oleh perusahaan tersebut, semata-mata hanya bersifat formalitas dan mandul dalam memperjuangkan kepentingan hak-hak normatif pekerja/buruh.

"Yang kami lihat dan kami perhatikan selama ini adalah, serikat pekerja/serikat buruh bentukan perusahaan itu, sifatnya untuk melengkapi administrasi bagi perusahaan, bahwa perusahaan tersebut telah memiliki serikat pekerja/serikat buruh. Serikat pekerja/serikat buruh bentukan perusahaan hanya sebagai bahan catatan belaka," terangnya.

Diungkapkan Alkindi, sudah sering pihaknya menerima pengaduan dan keluhan langsung dari para pekerja/buruh, yang di perusahaan tempat buruh/pekerja itu bekerja, terdapat serikat pekerja/serikat buruh yang dibentuk oleh perusahaan.

"Memang, tupoksi kami adalah melayani keluhan atau pengaduan buruh/pekerja yang terkait hubungan industrial itu. Makanya, kami tahu persis bagaimana kondisi dan keadaan pekerja/buruh yang menjadi anggota serikat pekerja bentukan perusahaan dengan pekerja/buruh anggota serikat pekerja/serikat buruh yang independen dan vokal," sebutnya.

"Kami melihat, pekerja yang menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh yang independen dan vokal itu, hak-hak normatifnya sebagai pekerja/buruh lebih terjamin. Dari pada, pekerja/buruh yang menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh yang dibentuk oleh perusahaan," tegasnya.

"Itu kasus ketenaga kerjaan terbanyak yang pernah kami tangani terkait dengan hubungan industri. Walau tidak kita pungkiri, 1 atau 2 perusahaan yang membentuk serikat pekerja/serikat buruhnya sendiri, yang memang benar-benar taat aturan tentang serikat pekerja/serikat buruh," tambahnya.

Terkait persoalan ini, pihaknya menganjurkan kepada para pekerja/buruh yang ada di Kabupaten Palas, agar benar-benar memilih serikat pekerja/serikat buruh yang dapat memperjuangkan kepentingan hak-hak buruh/pekerja secara konsekuen dan menurut aturan yang berlaku.

"Perlu juga kami sampaikan, bahwa membentuk serikat pekerja/serikat buruh adalah haknya pekerja/buruh itu sendiri. Bilamana ada pihak-pihak yang menghalang-halangi buruh/pekerja membentuk serikat pekerja/serikat buruh, pihak tersebut bisa dikenai sanksi pidana," pungkasnya.

Editor: Sam

T#g:Serikat PekerjaBuruh
Berita Terkait
  • Senin, 11 Des 2017 18:21

    PT SHBM Dinilai Langgar Kesepakatan Tripartit

    Manajemen PT Sumber Huta Baru Makmur (PT SHBM) yang berkantor pusat di Jalan Urip Sumodiharjo nomor 25b, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu dinilai langgar kesepakatan tripartit terkait pembayaran pe

  • Rabu, 06 Des 2017 11:26

    Koalisi Pekerja/Buruh "Ributi" Pengusaha Outsourcing

    Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Pekerja/Buruh Sumatera Utara (KPBSU) melakukan aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Sumut, Rabu Siang (6/12).Salahsatu tuntutan massa yakni mengecam maraknya s

  • Selasa, 05 Des 2017 23:45

    Gubernur Raih Rekor MURI Karena Hadirkan 500 Perusahaan Pada Pameran Bursa Kerja

    Gubsu Tengku Erry Nuradi meraih Museum Rekor Indonesia (MURI) karena menghadirkan 500 perusahaan pada pameran Bursa Kerja Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 2017 di Lapangan Lanud Soewondo Polonia Med

  • Rabu, 29 Nov 2017 19:59

    Nasib Karyawan PT Grafindo Belum Jelas, Disnaker Palas Sarankan Bipartit

    Menindaklanjuti persoalan penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PPHI) terkait hak-hak normatif karyawan PT Grafindo Media Pratama bernama Marakombang Hasibuan dengan pihak perusahaan yang bel

  • Rabu, 15 Nov 2017 13:05

    Kasihan, Rumah Buruh Bangunan Ludes Terbakar

    Rumah milik Syafrizal alias Ijal (32) di Gang Sedar Dusun VA Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis ludes terbakar, Selasa (14/11) sekira pukul 14.30 Wib. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa

  • Jumat, 29 Sep 2017 21:29

    Pekerja Di-PHK, FPBI Gelar Aksi di Depan PT Indomarco Pristama

    Menolak sanksi atas pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh pihak PT Indomarco Pristama terhadap 7 pekerjanya menuai protes.2 Akibatnya, puluhan buruh yang tergabung dalam wadah Federasi Perjuangan Buruh

  • Rabu, 09 Agu 2017 13:29

    DPR Desak Menakertrans Tuntaskan PHK Massal Karyawan Koran Sindo

    dr Ribka Tjiptaning PAAK, anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan mendesak M Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan untuk segera menuntaskan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak karyawa

  • Sabtu, 15 Jul 2017 17:25

    Polsek Sunggal amankan buruh bangunan pemakai sabu

    Polsek Sunggal mengamankan seorang pria yang bekerja sebagai buruh bangunan, a.n. Dedy Christian Sitorus (DCS), umur 29 tahun, beralamat jalan Cangkir kelurahan Sei Putih Tengah Kec. Medan Petisah.DCS

  • Sabtu, 08 Jul 2017 12:18

    Buruh bangunan pemakai Sabu di Muliorejo Sunggal ditangkap Polisi

    Siswanto, 43 tahun, dan Bambang gunawan, keduanya buruh bangunan yang beralamat di jalan Setia Ujung dusun XIV Desa Muliorejo Kec. Sunggal, Deli Serdang, ditangkap polisi karena diduga melakukan tinda

  • Rabu, 17 Mei 2017 07:17

    Gubsu Erry Lantik Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia

    Gubsu Tengku Erry Nuradi mengukuhkan sekaligus melantik Ketua Umum Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Sekarga) terpilih, Ahmad Irfan Nasution di Hotel Grand Mercure Medan Senin (15/05/2017) malam.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak