Minggu, 17 Des 2017 05:41

    Penjahat asal Nigeria kirim 3.781 pesan penipuan Facebook

    JAKARTA (utamanews.com)
    Selasa, 12 Nov 2013 13:00
    Dibaca: 717 kali
    ist
    ilustrasi pesan facebook
    Warga Negara Asing berkebangsaan Nigeria yang terlibat dalam kasus kejahatan siber pembajakan email diketahui telah mengirimkan pesan penipuan ke 3.781 akun jejaring sosial Facebook.

    "Didapatkan lima akun email untuk membuat broadcast message ke 3.781 akun Facebook yang berisi penipuan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

    Dia mengatakan, ditemukan aplikasi dengan nama "Online Community Suite V.3.2 yang merupakan aplikasi berbasis windows untuk mengirimkan "boradcast message" melalui jaringan sosial media.

    Arief menuturkan setelah dilakukan pengecekan, ditemukan adanya data-data email yang berisi bujukan, rayuan dengan tujuan mendapatkan sesuatu dari email yang dikirimkan.

    "Kebanyakan dikirimkan ke korban wanita, semuanya wanita dan semuanya berkewarganegaraan Indonesia," katanya. 

    Dari pemeriksaan tersebut, penyidik menemukan tersangka yang berkaitan dengan lima pelaku lain yang sudah ditahan, yaitu Chibuko Chinonso Papson karena terbukti terlibat dalam perkara leporan polisi Nomor: LP/619/VII/2013/Bareskrim tanggal 17 Juli 2013., selanjutnya dilakukan penahanan. 

    Dia juga telah menyita sejumlah barang bukti, yakni 85 telepon genggam, 23 unit laptop, 61 kartu sim, 10 "hard disk", empat kamera digital, 19 modem, lima "compact disc" dan empat "multimedia card". 

    Pada Kamis (31/10), Polri menangkap sebanyak 28 tersangka yang diduga sebagai pelaku pembajakan email di apartemen kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

    Dari 28 tersangka, 25 di antaranya WNA Nigeria dan tiga wanita WNI. 

    Arief mengatakan penyidik telah melakukan penahanan terhadap lima orang tersangka, di antaranya satu laki-laki WNA Nigeria, dua laki-laki dan dua wanita WNI.

    Dia menjelaskan, dari hasil penyelidikan diketahui bahwa di lokasi penangkapan terdapat komunitas WNA Nigeria yang menyewa beberapa kamar dan memiliki koneksi internet.

    "Hasil pengecekan terhadap registrasi pelanggan, ternyata ada upaya untuk menyamarkan alamat pelanggan dengan lokasi sebenarnya digunakan dalam registrasi menggunakan alamat apartemen yang belum jadi atau bukan ditinggali saat ini," katanya.

    Dia menambahkan pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap, namun menggunakan akses internet dan ditemukan banyak laptop maupun komputer di masing-masing unit apartemen. 

    Para tersangka akan dikenakan pasal yang diterapkan dalam kasus itu adalah pelanggaran Undang-Undang Internet dan Transaksi Elektronik (ITE). Sementara aliran dana dalam kasus itu akan dikenai pasal Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (Ant)
    T#g:crimecybertechno
    Berita Terkait
  • Senin, 20 Nov 2017 22:50

    Tengku Erry Ajak Pemuda Muhammadiyah Bijak Manfaatkan Teknologi Digital

    Gubsu Tengku Erry Nuradi membuka Seminar Nasional dengan tema Peluang dan Tantangan Kemajuan Teknologi Digital bagi Wirausaha Muda dan Angkatan Kerja Indonesia yang diselenggarakan oleh PW Pemuda Muha

  • Selasa, 21 Nov 2017 03:51

    Registrasi SIM Card Menjamin Keamanan Digital Masyarakat

    Per 31 Oktober 2017, para pengguna kartu SIM prabayar operator seluler di Indonesia, baik pelanggan lama maupun baru diwajibkan untuk mendaftar ulang dengan memakai nomor NIK dan Kartu Keluarga. 

  • Sabtu, 04 Nov 2017 17:14

    Pegawai Twitter diduga matikan sejenak akun Presiden Donald Trump

    Twitter Inc mendadak dibanjiri pertanyaan menyangkut pendekatannya dalam keamanan internal, setelah seorang pegawainya mematikan sejenak akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat (3/11), waktu

  • Minggu, 30 Jul 2017 10:10

    Kombes Pol Dr Tornagogo Sihombing pimpin penggerebekan rumah mewah di Bali

    Polri bersama Kepolisian Tiongkok menggerebek rumah mewah di Bali. Tindakan ini dilaksanakan oleh Satgasus Bareskrim Polri, dibackup Tim Satgas CTOC Polda Bali bersama Kepolisian Tiongkok, dan dipimpi

  • Jumat, 16 Jun 2017 02:06

    Tengku Erry: Kendala Pendaftaran SMA/SMK Online akan terus diminimalisir

    Sejak dibukanya pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK Negeri secara online di Sumatera Utara (Sumut) pada Senin (12/6), pengunjung website PPDB online Sumut sangat tinggi.

  • Minggu, 11 Jun 2017 20:41

    ESET: Pengguna Internet harus waspadai kejahatan siber

    Internet telah mengubah gaya hidup manusia, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaannya.

  • Minggu, 11 Jun 2017 18:21

    Bagaimana bentuk Ransomware di masa depan?

    Ransomware identik dengan tindak kejahatan ekonomi dunia maya. Penjahat siber memperoleh jarahan hingga mencapai US$1 miliar berdasarkan uang yang masuk ke dompet Bitcoin yang berhubungan dengan ranso

  • Sabtu, 10 Jun 2017 04:20

    Peretas Situs Resmi Dewan Pers Indonesia Ditangkap

    Tim siber Mabes Polri berhasil mengamankan AS, 28 tahun, di Jalan Ir Soekarno 20 Grogol Kwarasan Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. AS diduga telah meretas situs lembaga Dewan Pers Indonesia www.dewanpers.or.id.

  • Minggu, 04 Jun 2017 10:54

    Jurnalis Senior, Putra Nababan, ajak anak muda maksimalkan potensi diri

    Jurnalis senior dan Founder ID Talent, Putra Nababan, mengisi sesi bertema Maxime Your Potential pada Ignition kedua untuk gelombang kedua dari rangkaian Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, di Auditorium Universitas Ciputra, Sabtu (3/6).

  • Rabu, 31 Mei 2017 12:31

    Awas penipuan modus baru, Kode transaksi dari XL

    Kejahatan dunia maya makin canggih. Sejumlah modus kejahatan siber terus bermunculan untuk menipu pengguna internet, khususnya pelanggan belanja online. Modus terbaru adalah dengan cara menelepon korb

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak