Kamis, 19 Okt 2017 14:18
  • Home
  • Ragam
  • Alasan Meningkatnya Angka Bunuh Diri Tentara Zionis Israel

Alasan Meningkatnya Angka Bunuh Diri Tentara Zionis Israel

Sumber : CNN
Minggu, 03 Feb 2013 15:02
Dibaca: 295 kali

TEL AVIV -- Angka bunuh diri di kalangan serdadu Zionis Israel terus meningkat. Data statistik resmi menunjukkan ketidakmampuan Tel Aviv untuk menurunkan tingkat bunuh diri di antara serdadu rezim zionis ini.

IRNA melaporkan, salah satu perwira tinggi Israel yang enggan disebutkan identitasnya saat diwawancarai Koran Haaretz mengisyaratkan tingginya angka bunuh diri serdadu rezim ilegal ini.

"Kesenjangan ekonomi, sosial, tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di Israel menjadi alasan kuat aksi bunuh diri warga Zionis dan merembetnya tren tersebut ke tengah-tengah serdadu," ungkapnya seperti dikutip dari laman Irib.

Seorang pakar syaraf dan psikolog seraya menjelaskan bahwa angka sebenarnya bunuh diri di antara serdadu Israel lebih banyak dari yang diumumkan menandaskan, militer Israel demi keamanan, menjaga motif mereka untuk bergabung dengan militer serta menjaga sensitifitas kubu konservatif Yahudi telah sengaja menyembunyikan realita.

Sebuah riset terbaru yang digelar pusat sains parlemen Israel (Knesset) menunjukkan setiap tahunnya ditemukan 400-500 berkas bunuh diri di rezim ini. Mayoritas mereka yang bunuh diri adalah pemuda dan remaja usia 15-24 tahun.
T#g:Israelteroris
Berita Terkait
  • Sabtu, 19 Agu 2017 09:09

    Pengajar di Pesantren ini lampiaskan kebencian pada NKRI dengan membakar Merah Putih

    Aparat Kepolisian dari Polres Bogor, Jawa Barat, mengamankan seorang pria berinisial MS, 25 tahun, karena melakukan pembakaran umbul-umbul merah putih HUT Kemerdekaan RI ke-72, di Kecamatan Tamansari, Kamis (17/8/2017).

  • Jumat, 11 Agu 2017 09:31

    Panglima TNI Tinjau Latihan Pasukan Khusus TNI Penanggulangan Terorisme di Anambas

    Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi meninjau Latihan Pasukan Khusus TNI Penangg

  • Kamis, 03 Agu 2017 15:12

    Hadapi terorisme, perlukah libatkan TNI?

    Presiden Joko Widodo melalui Menkopolhukamdan Kemenkum HAM saat ini sedang intens melakukan pembahasan terkait revisi RUU Nomor 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan DPR-RI.

  • Rabu, 02 Agu 2017 15:51

    TNI dan Ulama waspadai Sel-sel tidur teroris

    Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia ini, peran Ulama dalam upaya merebut hingga mempertahankan Kemerdekaan tidak bisa dihilangkan dalam catatan sejarah Kemerdekaan Indonesia. Hal ini terbukti, I

  • Minggu, 30 Jul 2017 16:10

    Presiden Palestina tinggalkan Rumah Sakit di wilayah yang diduduki Israel

    Presiden negara Palestina, Mahmud Abbas, dipulangkan dari rumah sakit di Tepi Barat yang diduduki Israel pada Sabtu (29/7) setelah menjalani "pemeriksaan rutin" singkat, lapor kantor berita negara, Wafa.

  • Minggu, 30 Jul 2017 18:00

    Policy to block access Telegram : Efforts to tackle radical and terrorist propaganda

    Indonesia on Friday (14/7) blocked access to the encrypted messaging service Telegram, citing concerns that it was being used to spread "radical and terrorist propaganda" in the world's largest M

  • Rabu, 26 Jul 2017 13:16

    Buya Syafii: Rongsokan peradaban Arab justru 'dibeli' di sini

    Radikalisme dan terorisme merupakan ancaman bagi Pancasila. Demikian dikatakan oleh Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif.

  • Minggu, 23 Jul 2017 13:13

    Indonesia Kecam Larangan Shalat di Masjid Al Aqsa Yerusalem

    Presiden RI, Joko Widodo mengecam keras pelarangan ibadah shalat di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina.

  • Sabtu, 22 Jul 2017 04:12

    Perang melawan teroris harus "all out"

    Kita sebagai bangsa sudah sepakat dan sepaham bahwa ancaman terorisme dan radikalisme menjadi musuh utama bagi eksistensi bangsa ini ke depan, bahkan ancaman terorisme juga sudah disepakati secara glo

  • Senin, 17 Jul 2017 18:27

    Ini Kegunaan Internet Untuk Teroris

    Masih lemahnya upaya kontrol dan pengawasan secara masif dan komprehensif dari pemerintah terkait tindak terorrisme di internet, seringkali dimanfaatkan oleh beberapa kelompok radikal dan ekstrimis tidak hanya pada sarana prasarana propaganda.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2017 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak