Minggu, 24 Jun 2018 14:15

    LSM STRATEGI: Seleksi PPDB jadi ajang memperkaya diri

    MEDAN (utamanews.com)
    Minggu, 21 Agu 2016 07:18
    Selamat Puasa Paluta
    Ketua Umum LSM STRATEGI M. Yusuf Siregar, menuding bahwa dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Medan, telah terjadi ajang atau upaya memperkaya diri maupun kelompok. 


    Menurut M. Yusuf yang akrab disapa Boy Siregar, indikasi temuan penyimpangan pada Program Pantau PPDB TP. 2016/2017 diakibatkan lemahnya sistem pengawasan pejabat berkompeten, hingga terbukanya peluang (negatif) bagi Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai penentu kelulusan, memanipulasi proses PPDB tersebut.

    “Mulai awal Pendaftaran, Statistik sampai Tes Akademik yang sesuai Juknis (Petunjuk Teknis) PPDB 70 % berdasarkan hasil Ujian Nasional (UN) dan 30 % melalui seleksi Bina Lingkungan menjadi santapan empuk para oknum Kepsek nakal dalam pesta rutin tahunan di lingkungan Dinas Pendidikan tersebut,” ujarnya di sela-sela kegiatan open house dan silaturahmi, beberapa waktu lalu di Marindal Medan.

    Mulai Juni 2016 lalu, dengan dilengkapi Surat Tugas Tim LSM STRATEGI dibagi dalam dua kelompok besar, pertama tanpa menggunakan seragam diberi nama Tim Intelijen serta yang memakai uniform lengkap disebut Tim Investigasi menelusuri sejumlah sekolah negeri di naungan Disdik Kota Medan di tingkat SMP dan SMA/SMK telah menggali informasi dari berbagai sumber. Dimana rata-rata oknum Kepsek nakal dalam menjalankan aksinya (praktek sogok alias uang pelicin) seputar penerimaan siswa/i baru memakai jasa perantara kalangan intern sekolah seperti pegawai tetap/honorium sekolah, guru, komite sekolah bahkan Wakil Kepsek selaku pejabat di level dua turut mengambil peranan, juga perantara (calo) dari berbagai elemen eksternal sekolah lainnya.

    Satuan Kerja Analisa Data & Teknologi (Satker ADT) LSM STRATEGI dibawah komando Jeproy Lumban Gaol masih mengevaluasi dugaan kecurangan yang ditemukan Tim kerja di lapangan guna memudahkan Boy Siregar mengambil kebijakan, mana yang dapat ditolerir dan mana yang tidak, “Bila bukti pendukung sudah lengkap, kami akan laporkan pelanggaran ini nantinya ke penegak hukum”, tegas Boy Siregar serta menghimbau Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan Marasutan Siregar membentuk Tim Khusus menyelidiki sekolah-sekolah negeri, selanjutnya memberikan sanksi disiplin (hukuman) kepada oknum Kepsek nakal yang melakukan praktek sogok dalam proses PPDB TP. 2016/2017 sesuai ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku.

    Ketika ditanya dugaan keterlibatan Kadisdik Medan mengambil alih tahapan penentuan kelulusan Siswa/i Baru Boy Siregar tidak menepis, bahkan mendengar langsung laporan anggotanya (Tim LSM STRATEGI) di lapangan tentang beredarnya isu Marasutan Siregar memonopoli kelulusan yang tentunya menyalahi aturan, “Tinggal menunggu data akurat, kami segera tindak lanjuti ke ranah hukum”, ucap Boy mengakhiri. 

    (rls)
    T#g:KorupsiLSMPPDB
    Berita Terkait
  • Kamis, 14 Jun 2018 10:14

    HIMMAH Dukung Polres Tebing Tinggi Ungkap Indikasi Korupsi Distan

    Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebing Tinggi melaksanakan audiensi dalam bentuk silaturahmi ke Polres Tebing Tinggi pada Senin (11/6).

  • Senin, 04 Jun 2018 21:24

    Massa GARANSI Desak Jaksa Usut Ketua PKK Kabupaten Ini

    Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menuntut penegakan hukum di kabupaten Dairi, Senin siang (4/6

  • Senin, 07 Mei 2018 10:47

    Jawaban dari Ijeck Soal Korupsi, Sudah Ada di Visi Misi Djoss

    Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus tak sungkan mengucapkan terimakasih kepada rivalnya, Musa Rajekshah (Ijeck), saat debat kandidat pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang digelar KP

  • Rabu, 18 Apr 2018 04:28

    Djarot Sebut 'Salam Tempel' Itu Akar Korupsi

    Djarot Saiful Hidayat menegaskan 'salam tempel' atau bagi-bagi duit kepada masyarakat merupakan akar dari korupsi.

  • Rabu, 07 Feb 2018 15:37

    Djarot-Sihar dan PSI Sumut Punya Pandangan Sama untuk Sumut Bersih

    Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur  Djarot Siful Hidayat dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membawa slogan Sumut

  • Selasa, 06 Feb 2018 12:16

    Kasus Mark Up Proyek Lampu Jalan, Jaksa Panggil 4 PNS Cipta Karya Labuhanbatu

    Pengembangan kasus korupsi dugaan Mark Up Proyek Lampu Penerangan Jalan Umum, yang telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Julius sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, terus ber

  • Senin, 05 Feb 2018 10:35

    Tekan Potensi Tipikor, Bupati Kepulauan Selayar Minta Kades Berhati-Hati

    Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Muh. Basli Ali meminta segenap jajaran kepala desa di wilayah Kecamatan Bontosikuyu untuk betul-betul dapat memanfaatkan anggaran desa sesuai dengan mekanis

  • Rabu, 17 Jan 2018 12:47

    Chairuman Harahap Diperiksa KPK

    Politisi Partai Golkar, Chairuman Harahap memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa terkait kasus korupsi pada proyek pengadaan e-KTP, Rabu (17/1/2018).Tiba di KPK, mantan

  • Rabu, 17 Jan 2018 10:27

    Bupati Batubara Nonaktif Akui Terima Uang Milyaran

    OK Arya Zulkarnaen, Bupati Batubara Nonaktif, mengakui menerima uang proyek hingga miliaran rupiah dari kontraktor Maringan Situmorang, terkait pengaturan sejumlah proyek untuk tahun anggaran 2017.Ini

  • Selasa, 16 Jan 2018 14:26

    Jaksa Limpahkan Tersangka Kasus Korupsi Kantor BPBD Kepulauan Selayar

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, resmi melimpahkan dua orang tersangka dugaan kasus tindak pidana koruspi pada proyek pembangunan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daer

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak