Rabu, 19 Sep 2018 03:25

    LSM STRATEGI: Seleksi PPDB jadi ajang memperkaya diri

    MEDAN (utamanews.com)
    Minggu, 21 Agu 2016 07:18
    Ketua Umum LSM STRATEGI M. Yusuf Siregar, menuding bahwa dalam seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Medan, telah terjadi ajang atau upaya memperkaya diri maupun kelompok. 


    Menurut M. Yusuf yang akrab disapa Boy Siregar, indikasi temuan penyimpangan pada Program Pantau PPDB TP. 2016/2017 diakibatkan lemahnya sistem pengawasan pejabat berkompeten, hingga terbukanya peluang (negatif) bagi Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai penentu kelulusan, memanipulasi proses PPDB tersebut.

    “Mulai awal Pendaftaran, Statistik sampai Tes Akademik yang sesuai Juknis (Petunjuk Teknis) PPDB 70 % berdasarkan hasil Ujian Nasional (UN) dan 30 % melalui seleksi Bina Lingkungan menjadi santapan empuk para oknum Kepsek nakal dalam pesta rutin tahunan di lingkungan Dinas Pendidikan tersebut,” ujarnya di sela-sela kegiatan open house dan silaturahmi, beberapa waktu lalu di Marindal Medan.

    Mulai Juni 2016 lalu, dengan dilengkapi Surat Tugas Tim LSM STRATEGI dibagi dalam dua kelompok besar, pertama tanpa menggunakan seragam diberi nama Tim Intelijen serta yang memakai uniform lengkap disebut Tim Investigasi menelusuri sejumlah sekolah negeri di naungan Disdik Kota Medan di tingkat SMP dan SMA/SMK telah menggali informasi dari berbagai sumber. Dimana rata-rata oknum Kepsek nakal dalam menjalankan aksinya (praktek sogok alias uang pelicin) seputar penerimaan siswa/i baru memakai jasa perantara kalangan intern sekolah seperti pegawai tetap/honorium sekolah, guru, komite sekolah bahkan Wakil Kepsek selaku pejabat di level dua turut mengambil peranan, juga perantara (calo) dari berbagai elemen eksternal sekolah lainnya.

    Satuan Kerja Analisa Data & Teknologi (Satker ADT) LSM STRATEGI dibawah komando Jeproy Lumban Gaol masih mengevaluasi dugaan kecurangan yang ditemukan Tim kerja di lapangan guna memudahkan Boy Siregar mengambil kebijakan, mana yang dapat ditolerir dan mana yang tidak, “Bila bukti pendukung sudah lengkap, kami akan laporkan pelanggaran ini nantinya ke penegak hukum”, tegas Boy Siregar serta menghimbau Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan Marasutan Siregar membentuk Tim Khusus menyelidiki sekolah-sekolah negeri, selanjutnya memberikan sanksi disiplin (hukuman) kepada oknum Kepsek nakal yang melakukan praktek sogok dalam proses PPDB TP. 2016/2017 sesuai ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku.

    Ketika ditanya dugaan keterlibatan Kadisdik Medan mengambil alih tahapan penentuan kelulusan Siswa/i Baru Boy Siregar tidak menepis, bahkan mendengar langsung laporan anggotanya (Tim LSM STRATEGI) di lapangan tentang beredarnya isu Marasutan Siregar memonopoli kelulusan yang tentunya menyalahi aturan, “Tinggal menunggu data akurat, kami segera tindak lanjuti ke ranah hukum”, ucap Boy mengakhiri. 

    (rls)
    T#g:KorupsiLSMPPDB
    iklan kaos garuda
    Berita Terkait
  • Senin, 27 Agu 2018 11:17

    Kajari Rantau Prapat Enggan Dikonfirmasi Soal Dugaan 10 Pejabat Dinkes Labuhanbatu

    10 orang oknum pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu sekitar 2 bulan yang

  • Kamis, 02 Agu 2018 15:12

    Kepala Kantor Kementerian Agama Labura Diduga Korupsi Dana Bimbingan Pra Nikah

    D. Marpaung Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat (DPD LSM PERKARA) Labuhanbatu Utara menyatakan telah melaporkan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Labuhan Batu Utara Drs. H.

  • Selasa, 10 Jul 2018 10:10

    Dugaan Korupsi Di Dinas PU Tanjungbalai, GARANSI Desak Kejatisu Tangkap Mulkan

    Seratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (Garansi) kembali berunjukrasa mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, di jalan A. H Nasution Medan, Senin (9/7/2018).

  • Senin, 02 Jul 2018 22:42

    Dugaan Korupsi di Tanjungbalai, GARANSI rencana Demo dan Laporkan Mulkan ke Kejatisu

    Maraknya dugaan korupsi di kota kerang, Tanjungbalai, Sumatera Utara mendapat perhatian serius dari kalangan penggiat anti korupsi aktivis mahasiswa Sumatea Utara, dalam hal ini Gerakan Rakyat Anti Di

  • Kamis, 14 Jun 2018 10:14

    HIMMAH Dukung Polres Tebing Tinggi Ungkap Indikasi Korupsi Distan

    Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebing Tinggi melaksanakan audiensi dalam bentuk silaturahmi ke Polres Tebing Tinggi pada Senin (11/6).

  • Senin, 04 Jun 2018 21:24

    Massa GARANSI Desak Jaksa Usut Ketua PKK Kabupaten Ini

    Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Anti Diskriminasi (GARANSI) mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menuntut penegakan hukum di kabupaten Dairi, Senin siang (4/6

  • Senin, 07 Mei 2018 10:47

    Jawaban dari Ijeck Soal Korupsi, Sudah Ada di Visi Misi Djoss

    Cawagub Sumatera Utara Sihar Sitorus tak sungkan mengucapkan terimakasih kepada rivalnya, Musa Rajekshah (Ijeck), saat debat kandidat pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang digelar KP

  • Rabu, 18 Apr 2018 04:28

    Djarot Sebut 'Salam Tempel' Itu Akar Korupsi

    Djarot Saiful Hidayat menegaskan 'salam tempel' atau bagi-bagi duit kepada masyarakat merupakan akar dari korupsi.

  • Rabu, 07 Feb 2018 15:37

    Djarot-Sihar dan PSI Sumut Punya Pandangan Sama untuk Sumut Bersih

    Pasangan Bakal Calon (Balon) Gubernur  Djarot Siful Hidayat dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Sihar Sitorus yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membawa slogan Sumut

  • Selasa, 06 Feb 2018 12:16

    Kasus Mark Up Proyek Lampu Jalan, Jaksa Panggil 4 PNS Cipta Karya Labuhanbatu

    Pengembangan kasus korupsi dugaan Mark Up Proyek Lampu Penerangan Jalan Umum, yang telah menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Julius sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, terus ber

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak